My Blog

Jumat, 28 Desember 2012

Sifat Rasulullah Yang Harus Jadi Teladan Anak dan Remaja Indonesia

Sifat Rasulullah Yang Harus Jadi Teladan Anak dan Remaja Indonesia  


Dalam Al-Qur’an, tidak pernah diceritakan sifat-sifat jasmaniah Rasulullah saw. Al-Qur’an selalu menceritakan sifat-sifat ruhaniah Rasulullah saw. Bercerita tentang akhlak Rasulullah saw, bukan penampilan fisiknya.
Terdapat empat sifat Nabi yang tergambar dalam Surat At-Taubah ayat 128. Nabi berasal dari sesama manusia seperti kamu. (QS. Al-Kahfi 110) Nabi adalah manusia biasa. Kalau ia berjalan, ada bayang-bayang badannya. Kalau terkena panas matahari, berkeringat kulitnya. Kalau terkena anak panah, berdarah tubuhnya. Ia bukan manusia istimewa dari segi jasmaniahnya, ia pun merasakan lapar dan dahaga. Al-Qur’an menegaskan bahwa kehidupan Nabi itu sama seperti kehidupan manusia biasa. Nabi dapat merasakan kepedihan dan penderitaan seperti manusia biasa yang mendapatkan musibah.
Beberapa Sifat Rasulullah SAW yang Harus Jadi Teladan Anak dan Remaja Indnesia

  1. Sifat nabi paling mulia akhlaknya, sampai orang-orang di sekitarnya memberi gelar Al-Amîn, orang yang terpercaya.
  2. Sifat Rasulullah saw, yang sangat penyantun dan penyayang kepada kaum mukminin. Menurut para ahli tafsir, belum pernah Allah menghimpunkan dua nama-Nya sekaligus pada nama seorang nabi, kecuali kepada Nabi Muhammad saw. Nama yang dimaksud ialah nama Raûfur Rahîm.
  3. Sifat Nabi yang penyayang tidak hanya kepada orang yang taat kepadanya, tapi juga penyayang kepada orang yang berbuat dosa. Nabi melihat amal kita setiap hari. Beliau berduka cita melihat amal-amal kita yang buruk. Raûfun Liman Râ’ah, Rahîmun Liman Lam Yarâh. Artinya, Rasul itu penyayang kepada orang yang pernah berjumpa dengannya dan juga penyayang kepada orang yang tidak pernah berjumpa dengannya.
    Rasul juga sayang bukan hanya kepada orang Islam saja, tetapi juga kepada orang kafir
  4. Sifat Rasullullah saw, ialah sangat ingin agar kaum muslimin memperoleh kebaikan. Ia ingin memberikan petunjuk kepada umatnya. Keinginan untuk memberikan petunjuk kepada kita begitu besar, sehingga Rasul bersedia memikul seluruh penderitaan dalam berdakwah.
  5. Sifat Nabi berat hatinya melihat penderitaan umat manusia. Rasul akan menderita jika melihat kita berbuat dosa. Karena beliau sangat ingin supaya kita memperoleh petunjuk Allah. Bahkan Rasul sampai bersujud di hadapan Allah agar diizinkan untuk dapat memberi syafaat kepada umatnya.
  6. Sddiq (jujur, benar)
    Selalu jujur dan berbuat benar itu adalah Rasulullah, inilah sifat yang mungkin semakin susah kita hadirkan di jaman sekarang ini. Tapi bukankah kita menginginkan menjadi umatnya? Maka sudah sepatutnyalah kita bisa berbuat jujur dan benar.
  7. Amanah (dapat dipercaya, bertanggung jawab) Dalam setiap melaksanakan tugas maka sifat inilah yang semestinya kita miliki, dapat dipercaya dan bertanggung jawab. Karena tentu saja bukan hanya masalah kredibilitas yang dipertaruhkan akan tetapi mesti tahu apapun yang diperbuat akan dimintakan pertanggungjawabannya.
  8. Rasulullah SAW lemah lembut, bila bicara tidak cepat dan jelas . (HR. Abu Daud)
    Diriwayatkan dari ‘Aiysah radhiyallahu ‘anha bahwa ia berkata: “Tutur kata Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam sangat teratur, untaian demi untaian kalimat tersusun dengan rapi, sehingga mudah dipahami oleh orang yang mendengarkannya.” (HR. Abu Daud)
    Anas bin Malik Radhiyallahu anhu mengungkapkan kepada kita: “Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam sering mengulangi perkataannya tiga kali agar dapat dipahami.” (HR. Al-Bukhari)
    Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam selalu berlaku lemah lembut kepada orang lain. Dengan sikap seperti itulah orang-orang menjadi takut, segan serta hormat kepada beliau! Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu anhu ia berkata: Seorang laki-laki datang menemui Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam . Beliau mengajak laki-laki itu berbicara sehingga membuatnya menggigil ketakutan. Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam berkata kepadanya:
    “Tenangkanlah dirimu! Sesungguhnya aku bukanlah seorang raja. Aku hanyalah putra seorang wanita yang biasa memakan dendeng.” (HR. Ibnu Majah)
  9. Rasulullah SAW seorang yang rendah hati lagi lemah lembut, sangat senang jika perkataannya dapat dipahami. Di antara bentuk kepedulian beliau terhadap umat ialah dengan memperhatikan tingkatan-tingkatan intelek-tualitas dan pemahaman mereka di dalam berkomunikasi.
  10. Nabi Rasulullah seorang yang sangat penyantun lagi sabar.
  11. Sifat Kemuliaan Akhlak Rasulullah saw.
  12. Sifat Pemaaf dan Adil dalam Kehidupan Rasulullah saw.
  13. Sifat Sabar dan Tabah Rasulullah saw. dalam Meniti Kehidupan
  14. Sifat Kasih Sayang dalam Kehidupan Rasulullah saw.
  15. Sifat Tawadhu’ dalam Kehidupan Rasulullah saw.
  16. Sifat Dermawan Rasulullah saw.
  17. Sifat Setia (Menepati Janji) Rasulullah saw.
Sumber Buletin Al-Tanwir 119, 1998 dan sumber lainnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar